Apa itu Kode OTP? Cek Bedanya dengan PIN dan Peran pada Bisnis

Updated: Jul 29



Bagi pengguna smartphone, kode OTP adalah hal yang sudah tidak asing lagi. OTP sering kita temukan ketika hendak melakukan transaksi secara online atau saat masuk dalam sebuah aplikasi. Hampir semua aplikasi menggunakan OTP sebagai sistem keamanannya. Hal tersebut dilakukan untuk menghindari pembajakan atau penyalahgunaan akun. Apa itu OTP dan bagaimana cara kerja kode OTP?


Apa itu OTP?

OTP adalah kode verifikasi berupa angka atau terkadang dikombinasikan dengan huruf yang biasanya terdiri dari 4-6 digit. Pada umumnya, kode OTP digunakan untuk proses autentikasi data ketika Anda akan mengakses sebuah aplikasi atau melakukan transaksi secara online. Sesuai dengan kepanjangan OTP adalah One Time Password, kode ini hanya sekali pakai dan bisa hangus dalam beberapa menit.


One Time Password pertama kali diterapkan oleh suatu bank di Indonesia dengan tujuan memperketat keamanan ID para customer-nya. Kemudian, saat ini OTP digunakan di berbagai aplikasi.


Apa perbedaan OTP dengan PIN?

Meskipun sama-sama berupa kode, namun PIN dan OTP adalah hal yang berbeda. Berikut penjelasannya :

  • PIN adalah sistem keamanan yang bisa diatur oleh pemilik akun. Sedangkan OTP adalah kode acak yang secara otomatis dikirimkan oleh sistem.

  • OTP adalah salah satu sistem keamanan two way authentication yang bersifat sangat rahasia. Sedangkan PIN digunakan layaknya password untuk masuk ke sebuah akun.

Anda dengan sengaja atau tidak menyebarkannya kepada orang lain. Karena itu, fungsi utama dari OTP adalah untuk mencegah tindakan kriminal oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab.


Jenis-jenis OTP

Meskipun sama-sama berfungsi sebagai sistem perlindungan, namun ternyata OTP sendiri memiliki beberapa jenis berdasarkan tingkat keamanannya. OTP dibagi menjadi tiga macam mulai dari yang kurang aman hingga yang paling aman.

  • On Demand Token

OTP ini merupakan jenis OTP yang kurang aman, namun yang paling sering digunakan hingga saat ini karena kemudahannya. Sistem ini menggunakan peran pihak ketiga seperti SMS, email atau telepon karena tidak memiliki kemampuan mengolah kode sendiri. Dikatakan kurang aman karena dengan sistem ini masih rentan dimanfaatkan dalam tindakan pembajakan dan penyalahgunaan.

  • Soft Token

Jenis OTP soft token bisa dikatakan cukup aman karena memanfaatkan aplikasi autentikasi yang mampu mengolah kode berdasarkan set kunci yang dimiliki seperti Google Authenticator atau Twilio Authy. Namun kekurangannya, ketika sistem tersebut juga terinstall di perangkat lain, maka perangkat lain tersebut akan memiliki akses kode OTP. maka dari itu, untuk mengatasinya Anda bisa memilih autentikasi yang terlindungi PIN.

  • Hard Token

Jenis yang satu ini dibilang paling aman karena sistem kerjanya yang langsung mengakses fisik token kalkulator tanpa perlu terhubung dengan perangkat lain. OTP hard token juga tidak memanfaatkan pihak ketiga seperti email dan whatsapp, dengan begitu akan lebih sulit untuk dibajak.


Simak juga Cara Melacak HP Terbaru dan Lengkap untuk pemula!


Cara Kerja Kode OTP

Dilihat dari cara kerjanya, OTP ini terbilang sederhana. Proses autentikasi ini terjadi secara otomatis dan hanya dalam hitungan menit. Ketika Anda hendak melakukan transaksi online atau mengakses aplikasi yang sensitif, biasanya Anda akan menerima kode OTP secara otomatis melalui SMS, email atau telepon.

  • SMS OTP

SMS OTP adalah kode yang dikirimkan melalui sms. Biasanya sebelum melakukan transaksi Anda akan diminta memasukkan nomor yang aktif kemudian dalam beberapa detik Anda akan secara otomatis menerima SMS berupa kode OTP.