• Populix

Kenali Perubahan Kebutuhan Konsumen di Masa PSBB dengan Trik ini!


Image: Shutterstock


Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) kembali diperketat bagi masyarakat di wilayah DKI Jakarta. Kebijakan ini menyusul setelah adanya lonjakan kasus positif Covid-19 di DKI Jakarta. Terbatasnya ruang gerak masyarakat selama PSBB ini punya dampak yang besar bagi pelaku usaha.


Kebijakan pembatasan sosial yang diperketat ini jelas menghambat roda perekonomian Indonesia yang saat ini tengah lesu. Pengusaha restoran tidak bisa meraup keuntungan dari layanan dine in dan hanya bertumpu pada layanan pesan antar. Produktivitas sektor ekonomi kreatif terhalang anjuran kapasitas karyawan yang bekerja di kantor hanya 25%.


Data Kementerian Koperasi dan UKM menunjukan, sebanyak 98% usaha level mikro atau 63 juta pelaku usaha terganggu produktivitas bisnisnya akibat penyebaran pandemi covid-19.

Pelaku usaha juga mengalami masalah penurunan omzet akibat lesunya permintaan. Tidak mau kondisi itu terus berlanjut, pembatasan sosial juga memaksa masyarakat untuk melakukan inovasi.


Memaksa Berinovasi

Meski sulit, pembatasan sosial rupanya mendorong pelaku usaha untuk menghadirkan inovasi bisnis. Di industri ritel misalnya, kehadiran start up supply chain dapat menjembatani operasional pelaku usaha di bidang daily needs.


Inovasi tidak terbatas pada pelaku usaha, konsumen pun mau tidak mau harus beradaptasi. Bentuk adaptasi konsumen terhadap kondisi pandemi ini ialah lewat akselerasi penggunaan dompet digital.

image: Freepik


Hasil riset Populix menunjukan, masyarakat Indonesia sudah semakin familiar menggunakan dompet digital dalam berbagai transaksi. Market research Populix menunjukan responden

paling sering menggunakan dompet digital pada pada layanan pembayaran tagihan

dengan presentase mencapai 35,24%.


Pemenuhan kebutuhan konsumsi harian juga intens digunakan responden menggunakan Transaksi dompet digital dengan catatan sebesar 29,67%. Layanan berikutnya yang kerap digunakan responden menggunakan dompet digital ialah transaksi bisnis dengan raihan presentase 17,56%.


Menangkap Kebutuhan Pasar Terkini dengan Riset Pasar

image: Freepik


Operasional bisnis yang terganggu akibat pembatasan sosial bukan lah akhir bagi pelaku usaha. Sebaliknya, pembatasan sosial ini dapat menjadi momentum untuk merumuskan kembali pengembangan bisnis di masa mendatang.

Baca juga 3 Tips Mempertahankan Bisnis di Masa Pembatasan Sosial

Dalam melakukan perencanaan tersebut, kehadiran data ilmiah yang terpercaya sangat penting. Riset pasar merupakan metode efektif dalam melihat kebutuhan dan keinginan pasar. Riset pasar dengan data yang akurat juga mampu menemukan celah perusahaan meraup keuntungan bisnis setelah bisa memetakan kebutuhan pasar.


Populix merupakan platform market research yang bisa menjadi solusi pelaku usaha dalam mencari tahu kebutuhan pasar. Terdapat lebih dari 95.000 responden dengan jangkauan di berbagai wilayah di Indonesia. Riset pemasaran pun dapat dilakukan secara efisien dengan harga yang terjangkau bagi pelaku usaha.


Keuntungan lain dari melakukan riset pasar ialah dapat memprediksi tren di masyarakat. Hal ini penting dipahami pelaku usaha untuk menyiapkan strategi terbaik dalam melihat tersebut. Dalam menangkap tren, tentu kemampuan analisis lah yang menjadi tumpuan utama.


Riset pasar yang dilakukan Populix telah diakui oleh berbagai perusahaan lintas sektor. Kredibilitas serta analisis yang terpercaya dari Populix membuat pelaku usaha punya kesempatan memetakan tren masyarakat di masa depan.


Di masa pandemi ini, pelaku usaha juga harus menghadapi risiko bisnis yang besar. Risiko ini bisa dikurangi dengan riset pasar yang akurat. Dari hasil riset yang mencantumkan data diri dan kebiasaan pelanggan, pelaku usaha akan lebih mudah untuk mengetahui sifat konsumen dan lebih mudah terhubung dengan mereka. Populix sendiri telah melakukan verifikasi yang ketat untuk memastikan identitas dan karakteristik responden.


Riset pasar tidak hanya sebatas menanyakan pendapat responden tentang apa yang mereka suka. Riset pasar juga menjadi cara bagi suatu perusahaan untuk mengetahui pendapat responden tentang perusahaan serta produk atau layanannya. Riset pasar tersebut tentu berguna untuk mengetahui citra perusahaan di mata konsumen.


Hal itu bisa dilakukan di riset pasar Populix. Pasalnya, platform ini menyediakan berbagai metode penelitian untuk riset pasar. Bila pelaku usaha memfokuskan pada riset kualitatif, Populix mampu menghadirkan Focus Group Discussion (FGD) dan melakukan analisis terhadap setiap respon serta pendapat responden.


Sebaliknya, bila perusahaan perlu analisis berdasarkan data dalam jumlah banyak, Populix juga bisa menjembataninya dengan riset kuantitatif. Populix mampu menghubungkan perusahaan dengan target konsumen tertentu yang diinginkan yang menjadi responden riset.


Sebuah bisnis akan berkembang bila mendengarkan kebutuhan dan keinginan pasar. Terutama di masa krisis ini, pelaku usaha perlu mempertimbangkan keinginan target konsumen dan mengesampingkan idealisme bisnis. Riset pasar dapat menjadi upaya pelaku bisnis untuk mendengarkan kebutuhan dan keinginan pasar demi meningkatkan keuntungan perusahaan.


logo populix.png
  • Instagram
  • LinkedIn

© 2020. All Right Reserved. Populix | Market Research & Consumer Insights

Address: Jl. Panjang No.38, RW.1, Kedoya Sel., Kec. Kb. Jeruk, Kota Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 11520

Phone: (021) 22587699