10 Cara Menghemat Listrik di Rumah, Praktis dan Efisien


Hampir seluruh aktivitas sehari-hari kita bergantung pada listrik. Mulai dari kegiatan hiburan, belajar hingga istirahat. Padahal, selain dapat tagihan membengkak, penggunaan listrik berlebih juga dapat berpengaruh pada keadaan lingkungan. Untuk meminimalisir dua hal tersebut, ada beberapa kiat yang bisa diterapkan. Lalu, bagaimanakah cara menghemat listrik dalam kehidupan sehari-hari? Simak ulasan Populix berikut ini.


10 Cara Menghemat Listrik


Di Indonesia sendiri tersedia dua jenis listrik, yaitu diisi menggunakan token listrik atau manual. Meskipun Anda bisa membatasi pulsa listrik, namun tidak ada salahnya untuk menerapkan 10 cara menghemat listrik token dan manual berikut di rumah.


1. Cabut saklar saat tidak digunakan


Sering dianggap remeh, banyak orang yang tanpa sadar lupa mencabut colokan kabel setelah menggunakan perangkat elektronik. Padahal, membiarkan kabel terpasang secara terus menerus bahkan saat tidak digunakan tetap akan mengalirkan energi dan tercatat sebagai penggunaan listrik. Hal tersebut membuat arus listrik menjadi sia-sia dan dapat berdampak pada jumlah tagihan bulanan yang harus dibayar.


Sebaiknya, segera cabut saklar begitu selesai menggunakan produk elektronik. Tak hanya menghemat energi, mencabut saklar saat tidak digunakan akan meminimalisir potensi terjadinya korsleting listrik di rumah.



2. Memilih perabotan yang lebih hemat energi


Beberapa tahun terakhir cukup banyak perusahaan besar yang mulai sadar akan pentingnya menjaga lingkungan. Kolaborasi ide dan teknologi yang sudah maju berhasill melahirkan banyak inovasi terbaru, termasuk dalam bidang elektronik. Kini, Anda bisa menemukan berbagai alat elektronik hemat energi dengan mudah.


Contohnya dari hal paling sederhana, bohlam atau lampu. Jika sebelumnya ada bola lampu biasa, Anda dapat menggantinya dengan lampu LED yang lebih terang dengan watt yang kecil. Selain lampu LED, ada juga TV LED yang lebih ramah energi daripada TV tabung biasa. Terakhir, bila tidak diharuskan menggunakan PC, laptop dapat menjadi pilihan terbaik untuk beraktivitas sehari-hari dan juga lebih hemat listrik.


3. Memanfaatkan hack hemat listrik


Ada banyak hack atau trik cara menghemat listrik di rumah yang tersedia di internet. Salah satu yang paling terkenal dan sering digunakan adalah memasak nasi di rice cooker dengan air mendidih. Dengan trik tersebut, Anda akan mempersingkat waktu menanak nasi sehingga aliran listrik yang dibutuhkan juga lebih sedikit.


Hack cara menghemat listrik lain yang juga bisa dilakukan adalah menghindari membuka tutup pintu kulkas terlalu sering. Dan masih banyak lagi trik cara menghemat listrik dalam kehidupan sehari-hari di rumah yang bisa Anda terapkan.


4. Memasang ventilasi dan tirai untuk menahan panas


Sudah menjadi rahasia umum, AC merupakan salah satu perangkat elektronik yang paling banyak menyedot aliran listrik. Sebagai salah satu cara menghemat listrik, Anda bisa memilih alternatif kipas angin dengan kebutuhan listrik yang lebih kecil atau memiliki ventilasi udara yang cukup. Ventilasi udara menjadi saluran agar angin segar dapat masuk ke dalam rumah. Namun Jangan lupa juga untuk mengatur penempatan ventilasi di lokasi yang mendukung.


Selain ventilasi, Anda juga dapat memasang tirai untuk menahan panas untuk ruangan sehingga lebih sejuk. Tirai hanya akan menahan aliran panas namun tetap membiarkan cahaya matahari masuk namun tidak terlalu terik. Cahaya matahari yang masuk tersebut dapat berguna sebagai pencahayaan alami sehingga hemat listrik..


Baca juga : 5 Tips Cerdas Kelola U