• Populix

Bagaimana Good Corporate Governance membentuk Brand Value

Brand value merupakan penilaian suatu brand atau merk dagang. Disadari atau tidak, brand value merupakan salah satu faktor penentu loyalitas konsumen pada sebuah brand.


Membentuk brand value tidak dapat dilakukan dalam sekejap karena dipengaruhi banyak variabel. Secara garis besar, faktor utama penentu brand value dapat dibagi menjadi tiga yaitu track record, keberlangsungan perusahaan, dan konsistensi pertumbuhan profit/revenue.


Selain tiga faktor tersebut, kita juga membutuhkan GCG untuk meningkatkan brand value. GCG atau sering disebut sebagai tata kelola merupakan serangkaian aturan untuk mengatur jalannya perusahaan dengan efektif.


Banyak perusahaan yang menganggap penerapan GCG remeh dan terlalu ribet karena banyaknya aturan dan regulasi. Namun, jika ditarik dari pandangan yang lebih besar, marketing perusahaan dapat berjalan lebih baik apabila semua pihak patuh pada penerapan GCG.


GCG membentuk Brand Value

Secara umum, tujuan GCG adalah membangun kepercayaan mulai dari stakeholder (konsumen) hingga shareholder (pemegang saham).


Kali ini Populix akan memberikan beberapa prinsip-prinsip GCG yang mudah diaplikasikan untuk berbagai jenis dan skala usaha yang kita jalani.


1. Keadilan (Fairness)

Pemegang saham, baik mayoritas dan minoritas harus mendapatkan hak dan kewajiban yang sama. Sebagai contoh rapat pemegang saham, ketika pihak minoritas memberikan suara melalui voting maka manajemen perusahaan wajib tetap menghitung suara tersebut sebagai bahan pertimbangan keputusan final.


2. Tanggung Jawab & Akuntabilitas (Responsibility & Accountability)

Pengurus perusahaan baik itu direksi maupun komisaris merupakan perwakilan dari pemegang saham. Oleh karena itu, direksi wajib bertanggung jawab dan memberikan alasan (reasoning) yang masuk akal (berdasarkan data dan fakta tentunya) dari setiap keputusan dan aktivitas perusahaan. Dengan memahami sebab-akibat sebuah keputusan, maka hal tersebut dapat di pertanggung-jawabkan dikemudian hari.


3. Keterbukaan (Transparency)

Reputasi perusahaan bisa dibangun dari tingkat transparansinya seperti laporan keuangan bagi perusahaa terbuka, regulasi perusahaan, dan bagaimana perusahaan memperlakukan konsumennya. Misalnya kasus Jiwasraya yang merugikan belasan triliunan karena kurangnya transparansi keuangan sehingga mudah terjadi penyelewengan dana dalam jangka waktu yang cukup lama.


4. Tidak Terikat (Independent)

Idealnya, pengurus perusahaan tidak merangkap jabatan/ bekerja di perusahaan lain agar tetap independen. Adanya jabatan ganda bisa memicu konflik kepentingan yang menyebabkan pengambilan keputusan akan lebih sulit dan lama karena banyaknya kepentingan-kepentingan terselubung yang hanya menguntungkan salah satu pihak. Contohnya ketika salah CEO fintek merangkap menjadi pejabat publik menuai kontroversi.



Kita tidak dapat mengatur persepsi yang beredar di masyarakat luas. Namun berdasarkan riset dalam beberapa tahun terakhir membuktikan bahwa adanya korelasi kuat antara penerapan GCG dengan nilai suatu brand perusahaan yang juga mempengaruhi peningkatan profit maupun harga saham sebuah perusahaan.


Pertumbuhan harga saham sebuah perusahaan merupakan salah satu indikator perusahaan yang baik. Hal ini dapat terjadi karena brand value telah menuai kepercayaan hingga keseluruhan tingkatan mulai dari konsumen hingga pemegang saham. Tentunya ini dapat memudahkan langka perusahaan untuk memperoleh pembiayaan di masa depan yang akan membantu pertumbuhan perusahaan yang lebih profitable.


Lalu bagaimana mengukur brand value perusahaan kita? Untuk mengetahui persepsi masyarakat tentunya bukan hal yang mudah, ditambah dengan proses yang panjang dalam mencari sampel responden. Melalui Populix, proses untuk mengetahui berapa skor brand-value perusahaan menjadi sangat mudah. Research yang telah dijalankan oleh Populix telah digunakan lebih dari 70 perusahaan multinational.


Dengan adanya evaluasi terhadap brand-value, manajemen perusahaan dapat mengatur strategi yang lebih baik kedepannya. Ini dikarenakan brand value berkaitan erat terhadap nilai jual, penjualan, dan profit dalam sebuah perusahaan.


23 views
logo populix.png
  • Instagram
  • LinkedIn

© 2020. All Right Reserved. Populix | Market Research & Consumer Insights

Address: Jl. Panjang No.38, RW.1, Kedoya Sel., Kec. Kb. Jeruk, Kota Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 11520

Phone: (021) 22587699