Apa itu Konten Kreator? Begini Cara dan Tips Suksesnya
Populix

Apa itu Konten Kreator? Begini Cara dan Tips Suksesnya

11 bulan yang lalu 5 MENIT MEMBACA

Konten kreator adalah sebutan bagi orang yang menciptakan konten untuk dibagikan secara online, seperti pada media sosial atau blog. Dengan adanya perkembangan digital saat ini membuat profesi pembuat konten makin diminati.

Namun, cara menjadi konten kreator tidaklah semudah yang dibayangkan, sebab membutuhkan kreativitas tinggi agar hasil konten tidak membosankan. Tertarik untuk menjadi pembuat konten? Simak kunci suksesnya di bawah ini.

Apa itu konten kreator?

Pembuat konten atau konten kreator artinya orang yang bertanggungjawab atas konten atau materi pada berbagai platform di internet seperti YouTube, Instagram, TikTok dan sebagainya. Konten buatan para kreator ini dapat bertujuan untuk menghibur ataupun mengedukasi.

Seseorang tidak perlu menjadi selebriti agar bisa disebut sebagai pembuat konten. Pembuat konten merupakan mereka yang secara konsisten menyebarkan hal-hal menarik atau bermanfaat kepada orang banyak. Contoh kontennya misalnya tentang resep masakan, tips mendaki gunung, cara membuat blog, dan lain sebagainya.

Pernahkah Anda menemukan strategi marketing dengan memanfaatkan hal yang tengah viral? Itu menjadi tanda bahwa pembuat konten memegang peran krusial dalam dunia digital marketing. Menjadi konten kreator artinya seseorang dapat menjadi pusat perhatian atau bisa menggerakkan massa berjumlah besar.

Jenis konten kreator

Selain informasi mengenai pengertian pembuat konten, Anda juga perlu memahami jenis-jenis konten kreator.

1. Pembicara

Tipe pembicara pada konten kreator adalah mereka yang menikmati pembicaraan di manapun dan kapanpun. Mereka memiliki kemampuan public speaking dan persuasi publik sehingga tipe ini cocok untuk konten seperti vlog, podcast, atau sejenisnya.

Selain itu, tipe pembicara adalah mereka yang bisa diandalkan sebagai wajah dari sebuah brand maupun penarik perhatian karena kecakapannya dalam bertutur kata.

Baca juga: Apa itu Podcast? Simak Jenis, Aplikasi dan Rekomendasi Terbaru

2. Penulis

Jika Anda bukan tipe pembicara, tenang, masih ada jalan untuk menjadi content creator lainnya, yaitu menjadi penulis. Mereka dengan kemampuan menulis akan mampu menggambarkan pesan atau objek apapun dalam bentuk narasi.

Keahlian menulis dibutuhkan hampir pada semua aspek di dunia digital marketing seperti penulis naskah untuk video Youtube, penulis blog, kontributor di media massa, dan lain-lain. Bisa dikatakan bahwa jenis konten kreator ini adalah jantung dari kegiatan pembuatan konten secara umum.

Nah, jika Anda tertarik untuk menjadi penulis, khususnya dalam dunia blogging, coba simak artikel dari Populix berjudul Apa itu Blogging, Blog, dan Blogger serta Manfaatnya berikut.

3. Visualisator

Keahlian lain dalam digital marketing adalah membuat ilustrasi atau rancangan visual yang baik. Seorang visualisator mampu mengkomunikasikan pesan tertulis melalui gambar agar penonton mampu menangkap dan mengimajinasikan citra visual tersebut.

4. Pengembang relasi (networker)

Tipe networker adalah mereka yang mendapatkan energi dari interaksinya dengan orang banyak. Ia akan meluangkan waktu lebih untuk bertemu dan bersapa guna meluaskan jaringannya. Tentu jaringan luas akan mendatangkan banyak keuntungan bagi pembuat konten, maka jenis konten kreator ini memegang salah satu peran penting di dalamnya.

Cara menjadi konten kreator yang sukses

Berminat menjadi pembuat konten? Berikut adalah beberapa tips dan cara menjadi pembuat konten yang sukses.

1. Perbanyak riset

Cara menjadi konten kreator yang pertama adalah memperbanyak informasi atau riset. Menjadi konten kreator artinya seseorang harus selalu siap dengan ide dan strategi baru, baik untuk memasarkan kontennya ataupun konten pihak lain.

Tidak ada batasan mengenai sumber informasi ideal. Sumber riset bisa berasal dari buku, koran, video Youtube ataupun dari bahan perbincangan dengan orang lain. Konten kreator adalah mereka yang kreatif dan dapat melihat sesuatu dari sudut pandang berbeda.

Pembuat konten juga harus bisa mengemas sesuatu dengan bingkai berbeda karena selalu ada konten baru yang muncul setiap saat. Maka sebagai pelaku industri kreatif, mereka harus selalu menemukan celah antara kesempatan tersebut.

Baca juga: 11 Cara Mendapatkan Uang dari YouTube, Pemula Wajib Coba!

2. Memahami selera penonton

Fitur trending di media sosial menandakan bahwa ada pola tertentu yang dapat diamati dari keseluruhan populasi. Pembuat konten harus bisa mengidentifikasi setiap pola guna mendapatkan insight terbaik mengenai selera penonton.

3. Kombinasikan selera dengan hasil riset

Hasil riset pada tahap pertama adalah informasi yang berguna untuk memetakan rencana konten. Maka pada tahap ini, keberhasilan pembuat konten tergantung pada kesuksesannya dalam melihat peluang dan sisi menarik dari setiap hal.

4. Membangun kerjasama dengan pembuat konten lain

Walaupun Anda telah melakukan riset, tetapi data tersebut belum cukup. Pastikan Anda memiliki hubungan baik dengan pembuat konten lain. Dalam hal ini Anda bisa mengajak mereka berkolaborasi untuk membuat satu konten bersama atau memberikan tanggapan maupun interaksi terhadap konten satu sama lain.

5. Buatlah karakter sendiri

Cara menjadi pembuat konten selanjutnya adalah membuat ciri khas sendiri. Ciri khas akan diperoleh seiring berjalannya waktu. Sajikan konten dengan gaya unik yang khas dan tidak dimiliki oleh pembuat konten lain.

Sebab pada dasarnya, menjadi konten kreator adalah bagaimana menjual ide dengan sentuhan personal. Pastikan pesan yang ingin disampaikan dapat tercapai, tetapi tetap menonjolkan orisinalitas.

6. Berikan hal yang bermanfaat secara praktis

Di antara ribuan pilihan konten, Anda dapat memilih untuk membuat konten berupa video-video solutif. Lihatlah apa yang sekeliling butuhkan dan sampaikan pemecahannya melalui konten Anda. Selain terlihat lebih tulus kepada penonton, kebermanfaatan konten akan menarik pasarnya sendiri.

7. Jadilah kurator

Selanjutnya, cara menjadi konten kreator adalah menjadi kurator terlebih dulu. Dalam hal ini yang dimaksud menjadi kurator yakni melakukan sesuatu terhadap konten orang lain. Sebagai contoh, berikan komentar pada postingan terkait melalui repost atau retweet.

Akan lebih bagus jika Anda bisa memberikan insight baru kepada viewers melalui komentar Anda tersebut. Dengan menunjukkan interaksi semacam ini, personal brand Anda juga akan terbentuk.

8. Haus pengetahuan

Sebagai pegiat konten, mengangkat hal baru adalah suatu keharusan, maka biasakanlah diri untuk selalu ingin tahu dan tidak mudah puas, sehingga konten-konten Anda akan terlihat lebih menarik.

9. Gunakan kata kunci yang tepat

Cara menjadi konten kreator selanjutnya adalah menggunakan kata kunci. Kata kunci akan mengantarkan Anda pada lebih banyak sorotan penonton.

Maka gunakan kata kunci atau keyword yang tepat dan sedang ramai dibicarakan, sehingga orang-orang akan tertarik pada konten Anda. Tetap pastikan bahwa hashtag maupun keyword berhubungan dengan unggahan konten Anda, ya.

Itulah cara menjadi konten kreator yang bisa Anda lakukan. Hal terpenting untuk seorang pembuat konten adalah Anda harus dapat mengembangkan kreativitas Anda. Selain itu, Anda juga harus up to date dengan apa yang sedang menjadi trend. Semoga berhasil!

Baca juga: 10 Cara Menambah Followers TikTok dengan Cepat dan Gratis

Artikel Terkait
Endorse Adalah: Pengertian, Manfaat, dan Tips Melakukannya
Perkembangan media sosial saat ini, telah banyak memberikan keuntungan, salah satunya sebagai platform kampanye sosial. Endorse adalah bagian dari aktivitas pemasaran yang memanfaatkan pihak lain untuk mendukung dan juga mengiklankan baik barang atau jasa.  Istilah ini biasanya digunakan untuk menyebut seorang public figure yang menawarkan barang dagang dengan menambahkan testimoni bersifat positif.  Tujuannya adalah untuk […]
Apa itu Surveyor? Pengertian, Tugas, Kompetensi, dan Gajinya
Jika Anda pernah mendengar profesi di mana tugasnya memeriksa, mengawasi, atau mengamati pekerjaan lain, maka itulah surveyor. Surveyor adalah orang yang identik bekerja di dunia lapangan. Surveyor dulunya menjurus pada dunia proyek, namun seiring berjalannya waktu, kini surveyor meluas ke dunia leasing dan perusahaan jasa lain. Simak lebih lengkap tentang tugas surveyor, kompetensi yang dibutuhkan, […]
Begini Kebiasaan Generasi Z Indonesia Belanja Pakaian di E-Commerce
Lahir dan tumbuh di tengah perkembangan teknologi yang pesat menjadikan generasi Z terbiasa dengan berbagai alat canggih di kesehariannya. Keberadaan internet nampaknya sudah menjadi gaya hidup bagi Generasi yang lahir antara tahun 1996 sampai 2010 ini. Berkat kecanggihan teknologi informasi pula, generasi Z telah terbiasa untuk memenuhi kebutuhannya lewat bantuan internet. Online shopping jadi salah […]