Gaya Hidup Minimalis, Ini Manfaat dan Tips Menerapkannya!
Populix

Gaya Hidup Minimalis, Ini Manfaat dan Tips Menerapkannya!

1 bulan yang lalu 5 MENIT MEMBACA

Hidup minimalis adalah suatu konsep menjalani kehidupan secara sederhana, tidak berlebihan, dan mementingkan kualitas dibanding kuantitas. Hal ini dilakukan dengan cara membatasi barang-barang di rumah agar Anda lebih fokus pada pengembangan diri masing-masing layaknya metode decluttering.

Hidup minimalis akan mengajarkan Anda bagaimana cara untuk memisahkan hal-hal yang kurang dibutuhkan guna memberi ruang bagi berbagai kebutuhan yang seringkali tak terpikirkan. Ajaran ini tak terbatas pada benda, namun juga terkait pengelolaan waktu. Bagaimana cara menerapkannya? Yuk simak!

Konsep Hidup Minimalis

Konsep gaya hidup minimalis adalah cara pengendalian diri untuk mengontrol kebutuhan dengan memperhatikan fungsi barang-barang yang dimiliki di rumah. Jadi, seseorang akan tahu betul apa saja yang mereka butuhkan dan mempertahankannya untuk diri sendiri.

Gaya hidup ini dapat menjadi sarana memaksimalkan potensi dan sumber daya yang telah kita miliki dan mengurangi hal-hal yang sebenarnya tidak terlalu dibutuhkan. Tentu saja dalam implementasinya tiap orang akan menerapkan cara berbeda-beda tergantung kebutuhan dan pola pikir mereka.

Konsep hidup minimalis bukan mengajarkan Anda untuk menjalani kehidupan yang pas-pasan atau serba kekurangan. Namun, strategi ini justru berkorelasi pada upaya perbaikan manajemen keuangan. Harapannya, di masa depan Anda bisa menyisihkan cukup dana untuk menabung atau berinvestasi sehingga membuahkan hasil di masa tua.

Manfaat Hidup Minimalis

Menerapkan gaya hidup minimalis dalam keseharian dapat mendatangkan beberapa manfaat sebagai berikut.

1. Hemat Secara Finansial

Hidup secara minimalis akan melahirkan kebiasaan hemat karena Anda tahu mana kebutuhan yang memang harus dipenuhi segera. Dengan begitu, pengeluaran akan terkontrol karena Anda tidak perlu membeli benda-benda kurang penting. Dalam arti lain, gaya hidup ini juga bisa menghindarkan seseorang dari sifat konsumtif.

2. Membantu Menabung atau Berinvestasi

Sebagaimana disinggung di atas, filosofi hidup yang satu ini berkorelasi pada penghematan keuangan. Jadi, Anda bisa menambah anggaran untuk menabung atau berinvestasi guna kesejahteraan di masa mendatang.

3. Mengurangi Stres

Terlalu banyak barang di rumah terkadang membuat kita stres karena mudah sekali berantakan. Belum lagi jika Anda masih sering memiliki keinginan untuk membeli berbagai macam benda yang sebenarnya tidak begitu diperlukan.

Nah, hidup secara minimalis dapat membantu untuk mengurangi rasa stres ini karena mindset kita telah di-setting agar membeli dan menyimpan segala sesuatu yang dibutuhkan saja.

4. Menghemat Waktu dan Energi

Dengan menerapkan konsep minimalis, Anda juga bisa menghemat waktu dan energi untuk mengurus berbagai benda serta perabotan di rumah. Jadi, tiap waktu luang dapat dialokasikan pada berbagai kegiatan produktif.

5. Baik bagi Lingkungan

Manfaat lain dari hidup minimalis adalah mengurangi limbah rumah tangga karena Anda hanya akan membeli barang-barang yang dibutuhkan.

6. Memberi Ruang pada Hal Penting

Menghilangkan tumpukan barang-barang yang tidak dibutuhkan dapat membantu untuk memberi ruang pada hal-hal penting. Misalnya, dengan menambahkan rak buku bacaan atau membiarkannya sebagai tambahan space istirahat agar ruangan lebih luas.

7. Sarana Berbagi

Konsep hidup secara minimalis tak hanya mengajarkan Anda untuk mengurangi barang-barang yang tidak dibutuhkan, namun juga memberikannya kepada orang lain apabila masih layak pakai. Dengan demikian, Anda pun berkesempatan berbagi pada sesama.

Baca juga: Etos Kerja: Pengertian, Fungsi, Prinsip dan Cara Menumbuhkan

Cara Hidup Minimalis

Dalam buku Seni Hidup Minimalis karya Francine Jay dijelaskan bahwa ada 3 cara yang bisa Anda lakukan untuk menerapkan gaya hidup ini, yakni sebagai berikut.

1. Buang

Jika Anda memiliki barang-barang yang sudah tidak digunakan dalam kurun waktu 90 hari dan mereka memakan terlalu banyak space di rumah, maka segera singkirkan.

2. Simpan

Jika ternyata barang-barang yang tidak Anda gunakan selama 90 hari itu dapat berguna dalam kondisi mendesak atau sudah pasti dibutuhkan suatu hari nanti, maka tetaplah menyimpannya. Contoh benda yang masuk kategori ini adalah alat pertukangan sederhana seperti obeng, palu, atau sekop.

3. Berikan

Sementara, apabila ternyata barang-barang yang tidak Anda butuhkan itu masih layak pakai, maka berikanlah kepada mereka yang membutuhkan. Dengan demikian, kita dapat memulai gaya hidup ini dengan membantu sesama.

Tips Hidup Minimalis

Agar dapat menerapkan gaya hidup ini secara maksimal, ikutilah beberapa tips hidup minimalis sebagai berikut.

1. Fokus pada Kebutuhan

Mulailah gaya hidup ini dengan bertanya pada diri sendiri mengenai apa kebutuhan Anda, benda yang wajib ada guna menunjang kelancaran pekerjaan, serta perabotan-perabotan dasar yang harus dimiliki di rumah.

Setelah mengetahui apa saja yang dibutuhkan, fokuslah pada kebutuhan tersebut dan kesampingkan keinginan untuk membeli berbagai barang jika tidak mendatangkan manfaat atau menunjang kelancaran aktivitas sehari-hari.

2. Merawat Barang-Barang

Rawat barang-barang yang ada dengan baik agar tidak cepat rusak. Selain itu, bersihkan secara teratur dan lakukan perawatan guna memperpanjang masa pakainya.

3. Bereskan Barang Tak Terpakai

Sebagaimana telah disinggung di atas, kehidupan minimalis selalu dimulai dengan membereskan barang-barang tak terpakai dengan menjualnya ke pengepul, pemulung, atau memberikan yang masih layak pakai pada mereka yang membutuhkan.

4. Jangan Boros

Setelah mengetahui apa saja yang Anda butuhkan, penting untuk menjaga pengeluaran dan mengalihkan dana sebagai tabungan atau investasi agar bermanfaat bagi masa depan.

5. Time Management

Hidup minimalis tak selalu berkaitan dengan harta, lho! Anda juga bisa menerapkan gaya hidup ini dengan cara memanajemen waktu. Bekerjalah sesuai jam kerja dan manfaatkan jatah istirahat sebaik mungkin. Mulailah menjadi pribadi produktif namun tetap memperhatikan kesehatan dan kehidupan sosial.

Nah, itu tadi penjelasan Populix mengenai pengertian, konsep, manfaat, dan tips hidup minimalis. Bagaimana, apakah Anda siap untuk menerapkannya di rumah? Tak ada salahnya untuk mencoba, bukan?

Selain hidup minimalis, masih ada banyak gaya hidup lain yang bisa Anda terapkan sehari-hari agar kehidupan lebih tentram dan damai. Temukan ulasannya di blog populix. Semoga bermanfaat!

Baca juga: Mengenal Apa Itu Impulse Buying, Faktor Pemicu, dan Tipsnya

Artikel Terkait
Apa itu Data Mining? Pengertian, Metode, Tahapan, dan Contoh Terbaru
Pernah mendengar istilah data mining? Bagi seorang awam, istilah ini mungkin masih asing didengar. Data mining adalah metode untuk menemukan pola tertentu dari kumpulan data yang berjumlah besar. Meskipun banyak dipelajari pada bidang ilmu komputer dan statistika, data mining adalah metode yang bisa diterapkan dan mempermudah pekerjaan di bidang lainnya juga. Namun sebenarnya apa itu […]
10 Cara Menghemat Listrik di Rumah, Kurangi Tagihan Per Bulan!
Hampir seluruh aktivitas sehari-hari kita bergantung pada listrik. Mulai dari kegiatan hiburan, belajar hingga istirahat. Padahal, selain dapat tagihan membengkak, penggunaan listrik berlebih juga dapat berpengaruh pada keadaan lingkungan. Untuk meminimalisir dua hal tersebut, ada beberapa kiat yang bisa diterapkan. Lalu, bagaimanakah cara menghemat listrik dalam kehidupan sehari-hari? 10 Cara Menghemat Listrik Di Indonesia sendiri […]
Aturan Baru Studi Mingguan
Hai Popstars, Ada sedikit perubahan aturan pada Studi Mingguan yang perlu kamu tau nih! Saat ini batas maksimal studi mingguan yang bisa kamu klaim adalah 10 studi. Jika kamu sudah mencapai batas maksimal klaim Studi Mingguan, kamu bisa lanjut ke aktivitas/misi lainnya, yaitu bermain Popquest dan ajak teman melalui Teman Popcorn. ​ Nantinya, akan ada […]