Cara Jualan di Tokopedia, Mulai Awal hingga Laris Manis
Populix

Cara Jualan di Tokopedia, Mulai Awal hingga Laris Manis

5 bulan yang lalu 5 MENIT MEMBACA

Di zaman serba digital seperti saat ini, ada banyak cara jualan online yang bisa Anda lakukan, tanpa harus membangun toko. Salah satunya melalui Tokopedia. Layaknya, marketplace lain, cara jualan di Tokopedia juga cukup praktis.

Apalagi, popularitas Tokopedia saat ini semakin melambung di Indonesia. Jika Anda tertarik, namun masih bingung bagaimana cara jualan di Tokopedia, yuk simak ulasan berikut ini mengenai cara-cara dari awal.

Cara Jualan di Tokopedia untuk Pemula

Sebagai pemula, tentu Anda perlu memahami bagaimana cara jualan di tokopedia dari nol. Dimulai dengan membuat akun, membuka toko hingga tips untuk mengelolanya. Nah, berikut ini langkah-langkah yang harus Anda lakukan.

1. Membuat akun Tokopedia

Sebelum membuka toko, Anda harus memiliki akun terlebih dulu. Di bawah ini adalah 4 langkah membuat akun di Tokopedia:

  1. Unduh aplikasi Tokopedia dari smartphone Anda.
  2. Setelah berhasil diunduh, buka dan klik tombol “Gabung Sekarang” dan klik “Daftar.”
  3. Pada kolom yang tersedia, masukkan email atau nomor ponsel aktif yang ingin Anda gunakan.
  4. Kemudian, akan muncul dua Metode Verifikasi, Anda dapat memilih lewat SMS atau Whatsapp.
  5. Setelah menerima OTP, masukkan kode tersebut untuk melakukan verifikasi.
  6. Tuliskan nama sesuai dengan kartu identitas (KTP), lalu klik ‘Lanjut.”
  7. Yey! Akun Anda sudah berhasil dibuat.

2. Membuka toko

Setelah memiliki akun, cara jualan di Tokopedia tidak bisa dilakukan tanpa adanya toko, bukan? Nah, begini langkah-langkah untuk membuka toko.

  1. Buka aplikasi Tokopedia di ponsel Anda.
  2. Pilih menu “Akun Toko.”
  3. Kemudian Anda akan diarahkan ke page buka toko, pilih “Buka Toko Gratis.”
  4. Masukkan nama toko Anda. Pastikan nama telah sesuai, karena nama toko tidak bisa diubah lagi.
  5. Lalu masukkan juga deskripsi dan alamat toko dengan jelas dan lengkap, untuk memudahkan kurir dalam mengambil barang.
  6. Yey! Toko Anda sudah berhasil dibuka.

3. Tentukan pengiriman yang didukung

Usaha yang berjalan secara online tentu tak lepas dari dukungan logistik. Agar cara jualan di Tokopedia bisa berjalan, Anda harus mengaktifkan layanan logistik. Marketplace ini memberikan dua jenis layanan, yaitu Antar ke Gerai dan Dijemput Kurir dari berbagai mitra logistik Tokopedia.

4. Tambahkan produk

Setelah toko berhasil dibuka, pasang semua produk yang Anda jual tanpa terkecuali. Hal ini untuk memudahkan konsumen dalam melihat produk apa saja yang tersedia pada toko Anda. sehingga mereka lebih mudah juga menentukan pilihan.

5. Kelola toko dengan baik

Meski secara online, Anda tetap harus mengelola toko dengan baik. Misalnya, jangan lupa untuk memperbarui stok produk. Dan juga, cek kolom chat setiap hari, agar tidak terlewat dalam membalas pesan konsumen. Toko yang tidak dikelola dengan baik dapat mengurangi kredibilitas bisnis Anda.

Cara Jualan di Tokopedia Tanpa Modal

Ingin jualan tapi tidak memiliki modal atau produk, kenapa tidak? Anda dapat menggunakan fitur dropship untuk memulai usaha online. Cara jualan di Tokopedia tanpa modal bisa Anda lakukan dengan sistem dropship.

Dropship adalah sistem jualan dimana Anda hanya perlu mengirimkan barang dari supplier ke konsumen, tanpa harus membeli produk tersebut untuk dijual lagi. Namun, sejak tahun 2018, Tokopedia melarang adanya sistem internal dropship, yaitu menjual barang dari Tokopedia ke Tokopedia. Namun, external dropship masih berlaku hingga sekarang.

Baca Juga: Panduan Cara Membuat Bisnis Plan Lengkap dengan Isinya

Strategi Jualan agar Laris Manis

Setelah mengetahui langkah membuat akun hingga membuka toko, Anda juga perlu mengatur strategi cara jualan di Tokopedia biar cepat laku. Sebagai persiapan, simak beberapa berikut ini.

1. Pasang foto dan variasi produk yang menarik

Foto produk adalah hal utama yang akan dilihat oleh konsumen. Karena itu, bila Anda ingin tau cara jualan di Tokopedia biar cepat laku, maka pasang foto yang menarik dan pastikan sesuai dengan realita. Usakahan juga foto sudah lengkap untuk semua variasi.

2. Lengkapi deskripsi produk dengan akurat

Selain foto, konsumen juga akan memperhatikan deskripsi produk untuk melihat penjelasan mengenai produk tersebut. Untuk itu, agar pembeli tidak banyak bertanya-tanya, tuliskan deskripsi produk secara lengkap sejak awal.

3. Gunakan sosial media sebagai tempat promosi

Cara jualan di Tokopedia bisa sukses apabila Anda turut mempromosikannya melalui media sosial. Misalnya, masukkan link toko Tokopedia Anda pada akun instagram agar konsumen lebih mudah dalam mengaksesnya.

4. Pasang voucher gratis ongkir

Sistem gratis ongkir adalah salah satu layanan yang sangat digemari oleh semua konsumen. Sebagai ajang promosi dan untuk menggaet lebih banyak pelanggan, tidak ada salahnya ikut mengaktifkan layanan gratis ongkir di toko Anda.

5. Memberikan layanan yang memuaskan

Layaknya membuka toko secara offline, cara jualan di Tokopedia juga harus memperhatikan layanan yang baik bagi konsumen. Misalnya, berikan apresiasi kepada konsumen yang memberikan review menarik, usahakan fast response dan balas pesan mereka dengan ramah.

Keuntungan Buka Toko di Tokopedia

Apa saja keuntungan yang bisa Anda dapatkan melalui cara jualan di Tokopedia? Dilansir dari laman resminya, Tokopedia menawarkan beberapa keuntungan berikut ini bagi Anda yang membuka toko di platform tersebut.

  1. Gratis buka toko, Anda tidak dipungut biaya apapun dalam membuka toko.
  2. Bisa menjangkau seluruh Indonesia, Tokopedia telah memiliki 98% calon pembeli potensial di Indonesia.
  3. Fasilitas pengiriman lengkap, mitra logistik Tokopedia telah mencakup hingga pelosok Indonesia.
  4. Dilengkapi berbagai fitur pendukung penjualan, fitur-fitur pilihan ini dibuat untuk mendukung Anda dalam mengembangkan toko di Tokopedia.

Nah, itu dia beberapa cara jualan di Tokopedia agar cepat laku bagi para pemula, maupun Dropshiper. Setelah sukses membuka toko baru, pastikan Anda menerapkan strategi di atas sekaligus memperhatikan apa saja yang harus dihindari agar jualan Anda makin ramai dan cuan ngalir terus.

Tak lupa juga untuk selalu meriset kondisi pasar terkini guna memastikan produk jualan Anda sudah sesuai dengan minat dan trend pasar. Namun, jika Anda masih belum terlalu paham bagaimana cara melakukan riset yang tepat, gunakan saja jasa riset dari Populix. Hasil riset tersebut nantinya dapat Anda manfaatkan untuk menyusun strategi agar bisnis Anda lebih stand out di antara para pesaing. Jadi, yuk coba sekarang!

Baca Juga: Panduan Cara Jualan di Shopee untuk Pemula Agar Dapat Pembeli

Tags:
Artikel Terkait
Apa Itu B2C? Pengertian, Jenis, dan Perbedaannya dengan B2B
Business to consumer atau disingkat B2C adalah model penjualan yang kini sedang populer di kalangan pebisnis. B2C adalah teknik penjualan barang maupun jasa secara langsung kepada konsumen. Agar Anda semakin memahami apa itu B2C, pada pembahasan kali ini Populix akan menjelaskan mulai dari pengertian, jenis, sampai perbedaannya dengan B2B. Yuk simak! Pengertian B2C B2C adalah […]
Pengertian PDCA (Plan Do Check Act), Fase dan Plus Minusnya
Dalam dunia bisnis maupun perusahaan, Plan Do Check Act atau PDCA adalah metode penyelesaian sekaligus pemecah suatu masalah hingga pengendalian kualitas. Metode ini dilakukan melalui 4 tahap secara berulang. Metode berikut diterapkan oleh suatu perusahaan agar setiap elemennya saling melengkapi satu sama lain. Nah, pada artikel kali ini, Populix akan menjelaskan secara tuntas terkait apa […]
Apa itu Cloud Kitchen? Jenis, Contoh, Kelebihan & Kekurangan
Pernahkah Anda mendengar istilah cloud kitchen? Cloud kitchen adalah salah satu inovasi dalam cara berbisnis kuliner, di mana metodenya sangat berbeda dengan restoran konvensional. Yup, cloud kitchen memanfaatkan perkembangan teknologi yang ada guna menjalankan bisnisnya. Tak dapat dipungkiri di situasi yang serba sulit seperti sekarang, pebisnis dituntut untuk memikirkan strategi baru supaya usahanya tetap berjalan […]